Sep 09, 2024

Penarikan Kembali UE: Produk Ditarik Karena DEHP, DBP, dan Bahan Kimia Lainnya yang Berlebihan

Tinggalkan pesan

Antara bulan Juli dan Agustus 2024, Sistem Peringatan Cepat untuk Produk Non-Makanan (RAPEX) UE mengeluarkan beberapa pemberitahuan yang menyoroti kasus-kasus ketidakpatuhan terhadap Petunjuk RoHS UE, Peraturan POPs (Polutan Organik Persisten), dan Peraturan REACH. Pelanggaran-pelanggaran ini terutama melibatkan kegagalan dalam memenuhi pembatasan zat-zat berbahaya tertentu, termasuk Di(2-ethylhexyl) phthalate (DEHP), parafin terklorinasi rantai pendek (SCCPs), timbal, dan Dibutyl phthalate (DBP).

1. Speaker Nirkabel

Negara Asal:Cina
Alasan Penarikan:Masalah Kimia dan Lingkungan
Produk ini mengandung kadar timbal dan kadmium yang berlebihan dalam soldernya (masing-masing diukur lebih dari 70% dan 00,27%). Bahan plastik dalam produk mengandung tingkat DEHP dan DBP yang berlebihan (masing-masing diukur sebesar 0,8% dan 0,17%). Selain itu, produk ini mengandung SCCP dalam jumlah berlebihan (diukur sebesar 1,6%). Produk tidak mematuhi persyaratan Petunjuk RoHS 2 dan Peraturan POPs.
Tindakan yang Dilakukan Negara Pelapor:Penarikan daring.

2. Lampu Taman

Negara Asal:Cina
Alasan Penarikan:Masalah Kimia dan Lingkungan
Bahan plastik pada kabel produk mengandung tingkat DEHP dan SCCP yang berlebihan (masing-masing diukur sebesar 2,12% dan 0,28%). Produk tidak mematuhi persyaratan Peraturan POPs dan Petunjuk RoHS 2.
Tindakan yang Dilakukan Negara Pelapor:Penarikan dari pasar.

3. Perangkat Bulu Tangkis

Negara Asal:Cina
Alasan Penarikan:Masalah Kimia
Bahan plastik dalam produk mengandung DEHP dalam jumlah berlebihan (diukur sebesar 38%). Produk tidak mematuhi Peraturan REACH.
Tindakan yang Dilakukan Negara Pelapor:Impor ditolak di perbatasan.

4. Sandal

Negara Asal:Cina
Alasan Penarikan:Masalah Kimia
Bahan plastik dalam produk mengandung kadar DBP yang berlebihan (diukur sebesar 2,9%). Produk tidak mematuhi Peraturan REACH.
Tindakan yang Dilakukan Negara Pelapor:Penarikan daring.

Bahaya Phthalates

Toksisitas terhadap Sistem Reproduksi Pria:Phthalates terutama bersifat racun bagi testis, menyebabkan atrofi testis yang parah, perubahan signifikan pada kadar testosteron, berkurangnya sel spermatogenik, penurunan cepat aktivitas enzim penanda testis, dan penurunan jumlah sperma.

Toksisitas terhadap Sistem Reproduksi Wanita:Phthalates dapat mempunyai efek toksik pada rahim dan ovarium, berpotensi menyebabkan siklus estrus yang berkepanjangan, penurunan kadar progesteron, peningkatan berat rahim, perubahan siklus ovulasi, dan siklus tertunda atau anovulasi.

Dampak pada Sistem Hematopoietik:Phthalates secara signifikan dapat menurunkan hematokrit, menurunkan kadar hemoglobin, dan meningkatkan adhesi trombosit.

Teratogenisitas:Penelitian menunjukkan bahwa paparan ftalat dosis rendah meningkatkan kemungkinan kematian janin, dan paparan akut dapat menyebabkan kardiotoksisitas, nefrotoksisitas, dan toksisitas paru, yang berpotensi menyebabkan kematian.

Hepatotoksisitas:Phthalates dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada protein, lipid membran sel hati, dan DNA, bahkan menyebabkan kerusakan sel induk.

Karsinogenisitas:Paparan ftalat dalam jangka panjang secara signifikan meningkatkan risiko berkembangnya tumor sel induk ganas.

Di Jiaao Enprotech, semua produk kami (termasuk seri J388, seri JDCH888, dan seri JDCH999) adalah bahan pemlastis bebas ftalat dan ramah lingkungan. Produk ini tidak mengandung DEHP, BBP, DBP, DIBP, atau zat beracun lainnya, dan telah lulus pengujian dan sertifikasi yang relevan seperti SGS RoHS.

 

info-118-122

Kirim permintaan